Alvin
Firmansyah lahir pada tahun 2003. Dia adalah anak dari Ustadz Firman. Alvin
Firmansyah,
anak berumur 10 tahun asal Kota Bogor yang mampu menghafal Al Quran 17 juz
berikut dengan terjemah dan letak ayat-ayatnya. Menurut
Ust. Firman, setiap anak memiliki potensi yang sama untuk menghafal, yang
penting, manfaatkan waktu dengan baik. ” Setiap
hari, Alvin ditarget untuk mampu menghafal satu halaman dalam satu hari.
Setelah lancar dipraktekkan di Quran yang tidak ada terjemahannya, ternyata
lancar,” tutur Ust. Firman. Pola menghafal yang dilakukan Alvin, lanjut Ust. Firman, dimulai dengan mendengarkan lantunan ayat
Al Quran secara audio sebanyak 10 kali, kemudian praktek baca selama 10 kali.
Hal itu terus dilakukan berulang, sampai akhirnya bisa.
Mengenai Saya
Senin, 29 Juli 2013
Kamis, 07 Maret 2013
Gerakan Jihad Sosial
Mengunjungi rumah tidak layak milik seorang ibu yang berjuang untuk anak2nya sendirian tanpa suami. Ternyata ada yang lebih membutuhkan uluran tangan untuk saudara kita ini.
Gerakan Jihad Sosial
Prof. M. A’zami dalam bukunya, The History
of The Qur’anic Text From Revelation to Compilation, begitu sampai di Madinah,
Nabi Muhammad membuat Suffa di dalam masjid untuk para mustadafin, yang
berfungsi sebagai tempat belajar pemberantasan buta huruf, dengan menyediakan
makanan, dan tempat tinggal.
Dalam Kitab Musnad Ahmad, disebutkan
lebih kurang sembilan ratus sahabat menerima tawaran tersebut. Beberapa utusan
yang berasal dari luar daerah diberikan pada orang setempat (Madinah) untuk
diberi perlindungan melainkan juga dalam hal pendidikan. Nabi memerintahkan
para sahabat yang berkecukupan untuk menjamin makanan yang baik, tempat tinggal
yang pantas bagi para ahl al-Suffah.
Dari pemaparan Prof A’zami diatas,
dapat disimpulkan bahwa sejak dari awal, Nabi telah menggalakkan gerakan jihad
sosial. Sejak dari awal, Nabi melakukan upaya sekuat tenaga, secerdas dan
searif daya nalar dan semampu dana untuk berjuang mengatasi dan memberi solusi
yang tepat terhadap berbagai masalah sosial di zamannya.
Jumat, 22 Februari 2013
TRUK PENGANGKUT BATU KAPUR DAN PASIR
Daerah Citatah dan
sekitarnya terdapat galian Batu kapur dan Pasir Segi Postif dari truk pengangkut batu kapur dan pasir,
masyarakat mempunyai pekerjaan dan yang lebih di untungkan adalah pengusaha dan
penguasa, sedangkan segi negative truk-truk pengangkut batu kapur dan pasir yang
selalu berjalan lambat, jalan banyak cepat rusak, gunung-gunung tidak terawat
dan mengalami kerusakan. Solusinya untuk pengusaha dan penguasa jangan hanya
mengeruk keuntungan alam saja tapi harus menjaga dan memperbaiki alam, berani
berbuat berani bertanggung jawab.
Selasa, 19 Februari 2013
KERETA API KU SAYANG KU HILANG
Saya ingin menceritakan kereta api lokal Cianjur-Padalarang,
perihal harga tiket kereta api lokal Cianjur-Padalarang yang semula Rp 1.500,-(Seribu
lima ratus rupiah) menjadi Rp 10.000,- (Sepuluh ribu rupiah) terhitung sejak 8
April 2012, saya mengetahuinya dari kertas pengumuman. Sangat di sayangkan
kereta api alat transprotasi masyarakat kecil sekarang hanya orang elit yang
menaikinya. Dulu Kereta
api Cianjur di sebut kereta ekonomi kini
kereta api bisnis sebuah lokomotif BB 301 31 atau BB 304. Kereta api ini melewati
beberapa stasiun kecil, di antaranya Tagoapu, Cipatat, Rajamandala, Cipeuyeum, Ciranjang, Selajambe, , Maleber. Dalam perjalanannya rangkaian kereta ini harus
melalui kontur berat menanjak, seperti di Rajamandala - Tagogapu – Cipatat.
Saya mengharapkan kereta api ekonomi berjalan dan kereta bisnis ada.
Langganan:
Postingan (Atom)









