“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa. (Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara
kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak
berpuasa) membayar fidyah, (yaitu), memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang
dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik
baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al-Baqarah:
183-184).
Mengenai Saya
Jumat, 13 Juli 2012
Senin, 02 Juli 2012
TKA-TPA Al-BAyyinah
Salam ta’dzim
kami sampaikan, semoga segala aktivitas kita senantiasa ada
dalam lindungan dan
maghfirah Allah SWT, Amien.Pendidikan haruslah
dimulai dari sejakdini,
sejak manusia masih meraba-raba apa yang Akan ia
kerjakan dan harus
ditanamkan secara kuat pendidikan keagamaan dari kala itu.
“Anak yang baik, ciri masa depan baik”.Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman
Pendidikan Al- Qur’an (TPA) Al-Bayyinah memberikan pendidikan kepada anak-anak pada
usia hadhonah (pengasuhan), yang pada usia tersebut adalah fase golden age (Masa emas) yang terbukti pada saat ini sebagai fase terbaik memulai pendidikan.
Al-Qur’an adalah bacaan istimewa dan pedoman hidup utama yang harus di Sosialisasikan
dengan baik keseluruhl lapisan masyarakat, khususnya di Kalangan anak usiadini.Dengan
segala kekurangan dan keterbatasan yang adadisertai motivasi hanya untuk menggapai
Ridho Allah dan berusaha menjadi fasilitator dalam hal pendidikan Anak mengenai
pengembangan Agama Islam.Atas perhatian bapak – Ibu
kami ucapkan terimakasih teriringdo’aJazakumullahuKhairanKatsira
Jumat, 29 Juni 2012
RANGKAIAN TULISAN BLOGGER MZM AND FRIEND
KATA PENGANTAR
بسم الله
الرّحمن الرّحيم
Diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim semoga Allah
S.W.T selalu melindungi kita dari godaan syaitan yang terkutuk. Puji dan syukur
penulis panjatkan kehadirat Allah yang telah memberikan nikmat Iman, Islam, dan
Ihsan. Pada tanggal 10 Juli 2011 penulis mulai mengenal dunia Blogger meski
teman-teman sudah lebih dulu mengenalnya. Mengingat Blogger sudah menjadi buah bibir dalam masyarakat, Blogger hanya berperan
sebagai media, ketika jatuh ke orang iseng. Blogger akan digunakan untuk
hal-hal yang tidak pantas. Sebaliknya, jika kita bisa memanfaatkan teknologi
ini dengan benar. Banyak manfaat yang akan kita dapatkan.
Dalam buku ini penulis mencoba berbagi pengalaman dari
media Blogger yang sudah di tulis lewat status, baik dalam keadaan suka dan
duka. Ternyata dengan menulis hati menjadi lebih tenang, alhamdulilah penulis
telah menyelesaikan salah satu karya yang berjudul “RANGKAIAN TULISAN
BLOGGER MZM AND FRIEND”
mudah-mudahan dapat memberikan manfaat kepada para pembaca.
Akhir kata penulis menyampaikan terima kasih banyak
kepara semua pihak yang telah membantu menyelesaikan karya ini, penulis
meyadari bahwa masih banyak kekurangan. Dengan tidak mengurangi rasa hormat
penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Cianjur,
29 Juni 2012
Penulis
M
Zaelani Muttaqin
Kamis, 14 Juni 2012
Pernikahan Iis dan Zae
Pada hari Ahad tanggal 10 Juni 2012 adalah hari yang bersejarah dalam lembaran hidup, aku temukan pendamping hidup yang menemani saat suka dan duka, Manusia sebagai makhluk sosial tidak mungkin dapat hidup sendiri. Ia pasti membutuhkan orang lain untuk berkomunikasi, melaksanakan tugas dan memenuhi segala kebutuhanya.
Allah SWT berfirman,
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم
مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم
مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ.
“Dan
diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu
istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa
tentram kepadanya dan Dia jadikan di antaramu rasa kasih sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
bagi kaum yang berfikir. “Qs. ar-Ruum : 21.
Hadist Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya ia berkata :
قَالَ لَنَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَا مَعْشَرَ اَلشَّبَابِ ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اَلْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ , فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ , وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ , وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ ; فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mempunyai kemampuan (secara fisik dan harta), hendaknya ia menikah, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat meredam (syahwat) .”HR. Bukhari dan Muslim
Rasulullah shalallahu a’alaihi wa sallam dalam hadist di atas memerintahkan para pemuda untuk menikah dengan sabdanya “falyatazawaj” (segeralah dia menikah), kalimat tersebut mengandung perintah. Di dalam kaidah ushul fiqh disebutkan bahwa : “al ashlu fi al amr lil wujub “ (Pada dasarnya perintah itu mengandung arti kewajiban).
Semoga penikahan kita menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)



